11
berdiri tegak secermin, seperti Aku & Kamu
yang memantul sebayang.
Cinta seperti angka 11,
kamu bayangku, aku bayangmu.
11
berdiri tegak secermin, seperti Aku & Kamu
yang memantul sebayang.
Cinta seperti angka 11,
kamu bayangku, aku bayangmu.
Chapter 3 : Love liked durian. sejak kecil Aku tak pernah makan durian dari buahnya, krn utk itu harus melewatkan kulitku tergores hanya untuk seonggok daging buahnya. Bahkan ketika dapat makannya masih menyisakan rasa menyengat dimulut. Cinta spt mkn durian 1000 penderitaan hanya untuk sebuah kebahagiaan...Bahkan kamu dapat memilih menghindarinya tapi selalu ada RASA lebih mencobanya dan mungkin penderitaan rasanya sebanding dengan manisnya KEBAHAGIAAN MENCINTA...Chapter 4 : Love liked coto makassar,empek2-palembang,lumpia semarang,rica2 manado.Cinta seperti makanan khas tiap daerah, kekhasan dari memahamimu, memahami dan merengkuh kelemahanmu dalam pengertian.Chapter 5 : Love liked indomie. Ke Amerika, Canada, Cina, Singapore ataupun Jepang satu yang tak pernah terlupa hanya Indomie. Cinta seperti indomie, sejauh apapun aku pergi aku selalu menemukan diriku ingin tahu dan menunggu, tak dapat berpaling dari cinta yang merengkuh dan menguasai hatiku..Chapter 6 : Love liked Telur Asin.
Ktk ternyata rasa asin dapat menembusi kerasnya cangkang dan mencipta rasa, maka cinta bak telur asin segala kekerasan cangkang hati merembesi pori jiwa hingga titik sanubari luluh oleh cinta dari waktu ke waktu ktika segala ketulusan mencinta beredar satu napas disekelilingmu.Chapter 7 : Love liked yoghurt. Berawal dari sebuah fermentasi/pembusukan, nyatanya yoghurt dapat menjadi lezat dan menyehatkan. Barangkali cinta laiknya yoghurt kita mengenal dan membusukan semua kelemahan pasangan untuk diterima dan dipahami bahwa dengan begitu segala kekurangannya pada akhirnya menjadi sebuah kekuatan yang sehat dalam hubungan Aku dan Kamu. Kelemahanmu adalah kelezatan bagiku, dimana hanya aku yang memaknainya.Chapter 8 : Love liked permen kapas halus manis. Dari gula yang ditenun menjadi benang-benang kapas permen manis, cinta spt laiknya permen kapas halus manis. Kamu tanpa sadar menenung benang-benang hasrat Rasa dan Cinta di hatiku. Apapun yg kemudian kukecap dan kusimpan hanya bagian termanis dirimu. MENCINTAIMU itulah bagian yang tak terampas darimu.Chapter 9 : Love liked donuts. Ketika roti bulat itu dilubangi pada bagian tengahnya orang-orang mulai menamainya donat. Cinta punya lubang pada sisian hati. Kekosongan pada donat dan hati mungkin tak punya arti sesuatu dan apa. Tetapi ketika orang-orang melihat sisian lain belahan jiwamu orang mulai menamai dan mengartikanmu dng nama yang bukan lagi milikmu seorang saja tapi milik kamu dan dia. Roti menjadi donat, Kamu dan sisian jiwamu menjadi Mr&Mrs...Double Name Tagged.
Chapter 10 : Love liked cake. Setiap puncak hidupmu kamu rayakan dengan cake. Ultah,Valentine,pernikahan,dll. Cinta seperti cake, pencapaian hidupmu berakhir ketika kamu menemukan kebahagiaan dalam sebentuk cinta karna tujuan dari puncak hidupmu adalah KEBAHAGIAAN... Let's love make me happy...ketika demonstrasi,
ketika media massa,
ketika gosip,
ketika curiga,
ketika saling tuding,
ketika semua kata menjadi senjata.
semua karna lidah, sepotong daging yang mengganjal
dusta.
wahai sunyi izinkan aku tawar kata, hingga ada seorang tak berbunyi, damai.(09 Desember 2009, Hari Antikorupsi)
games play, ketika engkau sembunyi Tuhan pasti menemukanmu, ketika Tuhan sembunyi engkau bertanya-tanya dan mencari 1000 cara ingin menemukan-Nya.
Volume 4 : God liked kites games play & toys. Sewaktu kecil kamu memainkan layanganmu dengan mencari arah angin, menarik ulur benang-benangnya sampai ke batas langit. Ketika semakin jauh kamu serasa bahagia dan bangga, tetapi tatkala jauh hingga tak terlihat mata kamu risau, menariknya cepat kembali padamu. Adakalanya tatkala bahagia kamu menjauhkan Tuhan, sampai ketika kamu dirudung kesukaran dan Tuhan jauh kamu menarik secepatnya Tuhan supaya Dia dapat kembali padamu.
Volume 6 : God liked soap buble play games & toys. Ketika kecil kamu meniup gelembung sabunmu sekencang-kencangnya supaya membesar dan terbang setinggi mungkin. Seberapa keras pun kamu meniupnya gelembungnya meledak hanya sepelemparan kolor darimu. Tuhan seperti gelembung sabun. Khayalan kanak-kanakmu dapat saja setinggi dan sebesar mungkin tentang Tuhan, tetapi Tuhan hanya ledakan cinta yang harus kamu bagi mula-mula pada orang yang hanya sepelemparan kolor jauhnya darimu, lalu kamu uapkan cinta Tuhan pada yang jauh melalui amal, tindakan dan doa.
-bongkah plastik kecil menjadi model apa saja, bangunan, mobil, rumah-rumahan,dll. Diatasnya kamu tempatkan orang-orangan ibarat kamu bidak orang-orangan nya. Tuhan mungkin lego yang tersusun dari bongkah-bongkah kasih dan cinta yang kamu susun menurut gambaranmu. Seberapa kali kamu menyusun dan membongkarnya kembali itu hanya proses mengenal-Nya, kembali dan lagi.(copied from my facebook info;2009)
(Padang Earthquake, 30 September 2009)
